Oded: Jaga Stabilitas Pangan Perlu Adanya Kolaborasi

Kota Bandung, sebagai kota metropolitan yang wilayahnya penggarapannya kurang, Kita harus berkolaborasi dengan Kota/Kabupaten yang ada di Indonesia.

Wakil Walikota Bandung, Oded M. Danial saat membuka acara sidang tahunan DKP Kota Bandung di Hotel Golden Flower hotel, Kota Bandung, Kamis (07/12/2017). (Foto: Red)

Sidang Tahunan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bandung

JABARNEWS | BANDUNG – Wakil Walikota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, harus ada kolaborasi antara Kota Bandung dengan Kota/Kabupaten lainnya di Indonesia sebagai langkah stabilisasi pangan sebagai kebutuhan masyarakat di kota Bandung.

"Kita di Kota Bandung, sebagai kota metropolitan yang wilayahnya penggarapannya kurang, Kita harus berkolaborasi dengan Kota/Kabupaten yang ada di Indonesia. Supaya stabilitas pangan di Kota Bandung terus terjaga," Ujarnya saat membuka acara Sidang Tahunan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bandung, di Hotel Golden Flower, Kota Bandung, Kamis (07/12/2017).

Ia menjelaskan Program terkait dengan pembangunan ketahanan pangan di Kota Bandung menunjukkan grafik yang positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Sudah banyak yang dijalankan dengan konsisten dan memberikan dampak yang cukup baik. Lahan sawah abadi seluas 32,8 hektar masih tetap eksis sebagai salah satu sumber pangan di Kota Bandung," jelasnya.

Lebih lanjut Oded menjelaskan, produktivitas lahan pangan di Kota Bandung masih harus terus ditingkatkan, mengingat kebutuhan pangan ke depan bukannya semakin berkurang, malah akan semakin bertambah. Dengan daya dukung lahan yang tidak memadai, maka pilihan terbaiknya ada pada peningkatan produktivitas.

Selain itu, sebagai langkah nyata Pemerintah pusat bersama-sama Pemerintah Daerah Kota Bandung terus menyerukan gerakan-gerakan untuk menjaga Ketahanan pangan dengan beberapa program seperti Pola pertanian modern melalui anggaran Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK).

Pemerintah pusat sangat berkomitmen dalam peningkatan produktivitas ini. Ada banyak program pusat yang dapat dimanfaatkan dan sangat sejalan dengan program ketahanan pangan di Kota Bandung, termasuk pengadaan alsintan. 

"Upaya lain yang dilakukan adalah dengan mengembangkan pola pertanian modern. Minimal setiap RW di Kota Bandung wajib menyisihkan sebagian anggaran PIPPK untuk program urban farming," ucapnya.

Laporan: Teddy Permana
Jaga Stabilitas Pangan Perlu Adanya Kolaborasi Kota Bandung Oded M. Danial