• Senin, 27 September 2021

Ratusan Kepala Keluarga di Bandung Barat Mulai Kesulitan Air Bersih

- Minggu, 30 Agustus 2020 | 20:55 WIB
Warga mengangkut air bersih di Kabupaten Bandung Barat (Foto: Yoy/Jabarnews)
Warga mengangkut air bersih di Kabupaten Bandung Barat (Foto: Yoy/Jabarnews)

JABARNEWS | BANDUNG BARAT -‎ Ratusan kepala keluarga di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, mulai mengalami krisis air bersih.

Warga pun terpaksa membeli air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengingat sumber mata air dan sumur yang biasa digunakan sudah mengering. 

Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa mengatakan, sudah sebulan terakhir ini warga kesulitan air bersih. Untuk warga yang punya uang, kata dia, bisa beli air dengan harga Rp 70.000 untuk 500 liter air

"Kalau dalam sebulan ke depan hujan belum turun, kondisi kekeringan akan semakin parah dan warga yang krisis air bersih pasti lebih banyak," kata Tarkopa, Minggu (30/8/2020).

Dia menyebutkan, berdasarkan laporan ada dua kampung yang sudah mengalami krisis air bersih. Kedua kampung itu ialah Kampung Cibuana RW 02 dan Kampung Cintakalsana RW 03.

Di kedua kampung itu, terang Tarkopa, ada sekitar 500 kepala keluarga (KK) yang tinggal. Jumlah warga yang terdampak krisis air bersih diperkirakan masih akan bertambah, karena musim kemarau masih panjang.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Barat Duddy Prabowo menyebutkan, warga di sejumlah desa mulai terkena dampak dari musim kemarau.

Meski begitu, Pemkab Bandung Barat belum menetapkan status darurat kekeringan. Pasalnya, penetapan status tersebut masih menunggu arahan dari BPBD Provinsi Jawa Barat.

"Penetapan status siaga darurat kekeringan juga sangat bergantung pada hasil kajian BMKG dan penetapan status di tingkat provinsi," kata Duddy.

Hingga kini, Duddy mengaku belum menerima permintaan untuk pendistribusian air bersih dari masyarakat. Setiap kemarau, lokasi yang mengalami krisis air bersih pun tidak bertambah ataupun berubah.

"Guna mengantisipasinya, BPBD selalu bekerja sama dengan instansi lain. Salah satunya PDAM untuk memenuhi permintaan air bersih ke warga," kata dia. (Yoy)

Editor: Yoyo W

Tags

Terkini

DPC PPP Purwakarta Bakal Gelar Muscab, Siapa Calonnya?

Senin, 27 September 2021 | 19:24 WIB

Jatuh ke Laut, Pria Asal Asahan Ditemukan Tewas

Senin, 27 September 2021 | 10:45 WIB

Lapas IIB Purwakarta Pasang Panic Button, Ini Fungsinya

Senin, 27 September 2021 | 10:32 WIB

Apotek di Kota Bandung Diminta Tampilkan Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 09:46 WIB
X