• Selasa, 28 September 2021

Masih Ingat Sama Budi? Nama Legendaris Saat Sekolah, Ternyata Ini Pencetusnya

- Selasa, 6 Oktober 2020 | 10:38 WIB
Nama Budi yang digunakan  untuk mengajari muridnya membaca. (Foto: Net)
Nama Budi yang digunakan untuk mengajari muridnya membaca. (Foto: Net)
<p> p><b>JABARNEWS | BANDUNGb> - Bagi kalian yang bersekolah di tahun 1980 hingga 2000-an, mungkin bakal tidak asing dengan nama<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia>. Ya, kalimat legendaris yang seringa disebutkan saat duduk di bangku sekolah dasar hampir di seluruh Indonesia. <br /> <br /> Lantas, siapakah tokoh yang menjadi penggas kata tersebut? Nama budi yang sering di dengar dalam pelajaran Bahasa Indonesia itu pun teryata ada tokoh yang menjadi pencetusnya, yaitu yang bernama Siti Rahmani Rauf. <br /> <br /> Siti Rahmani Rauf, mencetuskan kata-kata<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan keluarganya yang digunakan para guru untuk mengajari muridnya membaca. Yakni, Ini<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia>, Ini Ibu<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia>, Ini Bapak<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia>, dan pastinya kalimat ini mungkin tidak asing lagi di telinga. <br /> <br /> Siti Rahmani Rauf yang lahir 5 Juni 1919 di Padang ini, pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah SD Tanah Abang 5, Jakarta Pusat. <br /> <br /> Siti Rahmani Rauf menciptakan sosok penamaan<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan Ani pada sebuah buku buku paket sekolah pada tahun 1980-an, hingga diminta untuk membuatnya oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan usai pensiun sebagai Kepala Sekolah SDN Tanah Abang 5 sejak 1976. <br /> <br /> Menurut beberapa literatur, Siti Rahmani menciptakan pembelajaran buku paket atau peraga buat anak kelas 1 SD dengan metode Struktur Analitik Sintetik (SAS) yang dalam penulisannya bekerja sama dengan beberapa rekannya pada tahun 1980an. <br /> <br /> Yang menarik, saat diminta untuk membuat buku dan menciptakan tokoh<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan Ani ini, Siti nggak meminta bayaran sepeserpun. Dia ikhlas membuatnya karena cinta dengan dunia pendidikan. <br /> <br /> Nggak hanya dikenal di dunia pendidikan, nama<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan Ani bahkan sampai tenar di dunia sepak bola, lo, Millens. Pada 2009 lalu, klub raksasa Inggris Manchester United yang sedang melakukan promosi untuk pertandingan uji coba di Indonesia sampai membuat iklan dengan tema dunia pendidikan. <br /> <br /> Para pemain seperti Wayne Rooney, Park Ji-sung, Michael Carrick, Rio Ferdinand, dan Edwin van der Sar duduk di bangku sekolah untuk belajar bahasa Indonesia. Mereka secara serentak mengucapkan kata, "Ini<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia>. Budi Bermain Bola." <br /> <br /> Sayangnya, nama<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan Ani nggak abadi. Semenjak kurikulum pendidikan 2013 diperkenalkan, kedua tokoh ini mulai menghilang dari dunia pendidikan Tanah Air. Semenjak penerapan kurikulum tersebut, pengajar diminta untuk lebih kreatif dalam memberikan materi dan hal ini berimbas pada hilangnya nama<a href="https://www.jabarnews.com/tag/ Budi"> Budia> dan Ani. <b>(Red)b>

Editor: Iqbal Safana

Tags

Terkini

X