• Senin, 27 September 2021

TKP Pesta Miras Oplosan Berujung Maut di Purwakarta, Kerap Jadi Tempat Mabuk

- Senin, 23 November 2020 | 15:59 WIB
Tempat Kejadian Perkara (TKP) pesta miras oplosan berujung maut di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, kabupaten Purwakarta.(Foto: Gin/Jabarnews)
Tempat Kejadian Perkara (TKP) pesta miras oplosan berujung maut di Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, kabupaten Purwakarta.(Foto: Gin/Jabarnews)

JABARNEWS | PURWAKARTA - Pesta minuman keras (miras) oplosan berujung maut yang diduga dilakukan delapan warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten href="https://www.jabarnews.com/tag/Purwakarta">Purwakarta, menuai fakta baru.

Tempat kejadian perkara (TKP) di tempat gergaji kayu, di Kampung Cireundeu, RT 04/02, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten href="https://www.jabarnews.com/tag/Purwakarta">Purwakarta, diketahui memang kerap dijadikan lapak orang untuk mabuk-mabukan.

Hal ini diungkapkan warga sekitar yang rumahnya dekat dengan href="https://www.jabarnews.com/tag/ TKP"> TKP pesta miras hingga menewaskan dua orang warga Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani, Kabupaten href="https://www.jabarnews.com/tag/Purwakarta">Purwakarta.

Pria yang enggan disebutkan namanya itu menyebut tempat pemotongan kayu itu memang kerap dijadikan lahan bagi gerombolan pemabuk di wilayah itu.

"Iya memang sudah sering banget di sana (Tempat pemotongan kayu.red) dijadikan tempat minum-minum," singkatnya.

Sementara, Muhtar alias Sebrut (20), korban selamat dalam pesta miras oplosan itu mengaku, dirinya baru pertama mencoba minum keras jenis gingsen yang di bawa rekanya bernama Dian (17) warga sekitar.

"Baru nyoba minuman jenis gingseng gitu. Kemasannya di bungkus plastik kemudian dimasukkan ke teko lalu di minum secara bergiliran. Saya cuma minum tiga gelas," ucap Muhtar saat ditemui di kediamannya, pada Senin (23/11/2020).

Setelah meminum miras oplosan tersebut, ia mengaku merasa pusing dan mual hingga muntah-muntah, menyebabkan dirinya dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.

"Rasanya itu pusing dan mual, gak kuat itu mualnya. Di rumah sakit cuma beberapa jam aja. Minumnya di sini (tempat pemotongan kayu.red)," jelasnya. (Gin)

Editor: Solahudin

Tags

Terkini

Jatuh ke Laut, Pria Asal Asahan Ditemukan Tewas

Senin, 27 September 2021 | 10:45 WIB

Lapas IIB Purwakarta Pasang Panic Button, Ini Fungsinya

Senin, 27 September 2021 | 10:32 WIB

Apotek di Kota Bandung Diminta Tampilkan Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 09:46 WIB
X