• Kamis, 21 Oktober 2021

Di Cimahi Sepekan Ini Muncul 243 Kasus Covid-19, 12 Orang Tewas

- Senin, 14 Desember 2020 | 22:07 WIB
Ilustrasi- Kota Cimahi. (Foto: Dok/Jabarnews)
Ilustrasi- Kota Cimahi. (Foto: Dok/Jabarnews)

JABARNEWS | CIMAHI – Satgas Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat kembali menetapkan Cimahi"> Kota Cimahi sebagai zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19. Penambahan kasus Covid-19 di Cimahi memang drastis.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, kini sebanyak 1.524 orang terpapar Covid-19. Rinciannya, 587 orang positif aktif, 891 orang dinyatakan sembuh, dan 46 orang meninggal dunia.

Sekretaris Dinkes Cimahi"> Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengatakan, penambahan kasus Covid-19 dalam seminggu ini terbilang banyak, yakni 243 kasus positif dan 12 orang meninggal dunia.

"Iya kita masuk zona merah lagi, karena penambahan kasusnya dalam minggu ini cukup banyak," Rini, panggilan Chanifah Listyarini, saat dihubungi, Senin (14/12/2020).

Menurut dia, klaster keluarga dan pelaku perjalanan masih mendominasi penyebab penambahan kasus Covid-19. Sementara untuk pasien meninggal dunia, rata-rata karena komorbid atau penyakit penyerta.

"Sumber penularannya dari klaster keluarga. Misalnya seorang kena, lalu dua sampai tiga orang di keluarganya juga kena. Sekarang penyebarannya memang merambah ke rumah tangga," katanya.

"Kalau untuk yang meninggal itu kan faktor komorbid yang menentukan. Kalau yang ada komorbid, daya tahan tubuhnya pun jadi menurun," sambung Rini.

Peningkatan jumlah kasus Covid-19 di Cimahi, terang dia, juga berbanding lurus dengan tingkat keterisian ruang isolasi di sejumlah rumah sakit rujukan. Saat ini ruang isolasi di rumah sakit sedang penuh.

"Seperti hari ini di RS Dustira ada sembilan pasien Covid-19 yang masuk daftar antrean. Kondisinya sama seperti di rumah sakit lainnya, mungkin bisa lebih banyak lagi," tuturnya.

Menurutnya, langkah antisipasi paling optimal untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih meluas ialah dengan menerapkan protokol kesehatan. Terutama memakai masker saat melakukan perjalanan antardaerah atau ketika di rumah ada orang berusia lanjut.

"Ada kalanya mereka mengalami penurunan imunitas, akhirnya terpapar. Mereka kemudian menularkan ke orang rumah, terutama yang lansia. Nah, yang harus diwaspadai itu sebetulnya pelaku perjalanan dan tamu dari luar daerah," jelasnya.

Penulis: Yoyo W

Editor: Yoyo W

Tags

Terkini

X