• Selasa, 28 September 2021

PWI Jabar: Industri Media Harus Putar Otak, Hadapi Masa Pandemi

- Rabu, 24 Februari 2021 | 06:23 WIB
 Pelaku industri media massa kini harus memutar otak agar tetap bisa hidup ditengah situasi berat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2021. PWI Jabar akan menggelar webinar bertema
Pelaku industri media massa kini harus memutar otak agar tetap bisa hidup ditengah situasi berat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2021. PWI Jabar akan menggelar webinar bertema

JABARNEWS | BANDUNG - Pelaku industri media massa kini harus memutar otak agar tetap bisa hidup ditengah situasi berat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2021.

Hal ini diutarakan Ketua Persatuan Indonesia (PWI) Jabar, Hilman Hidayat yang akan menggelar webinar bertema "“Strategi Bisnis Medis di Masa Pandemi Covid-19,” Rabu (24/2/2021).


"Tantangan situasi ini berat, disaat bersamaan media tengah menyelesaikan masa disrupsi media akibat tumbuhnya media sosial dan internet. Jadi setahun ini, media menghadapi masa pandemi Covid-19," ujarnya.

Media massa saat menghadapi situasi berat, di saat harus menyelesaikan masa disrupsi media akibatnya tumbuhnya media sosial dan internet, media setahun ini menghadapi masa pandemi Covid-19.

Webinar akan menghadirkan pembicara Wina Armada (Konsultan Ahli Pers), Priskilla Ifke Goni (Publisher Engagement Manajer Anymind Gruop), dan Hersubeno Arief (Wartawan Senior, Konsultan Media dan Politik). Serta dipandu oleh Mellysa Widyastuti (ayobandung.com).


Hilman menjelaskan, tema ini sengaja dihadirkan untuk membagi ilmu atau penggetahuan terhadap media di Jawa Barat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Media yang selama ini menghadapi tantangan berat di era disrupsi. Pada saat kita tengah mempersiapkan diri menghadapi era disrupsi itu, muncul hantaman kembali datang dengan adanya pandemi ini," tukasnya.

Dia mengaku, industri media massa termasuk bidang yang terganggu eksistensinya di masa pandemi ini. Banyak yang tidak mampu bertahan sehingga tutup.

"Jadi kita harus memutar otak untuk menghadapinya. Diharapkan webinar ini bisa memberi ilmu atau pengetahuan yang bermanfaat bagi media, insan pers, dan wartawan yang ada di Jawa Barat ,” tegasnya.

“Saat ini kita dituntut untuk melakukan lompatan, merubah paradigma dalam mengelola media, melakukan liputan, dan mengelola pemberitaan. Mudah-mudahan webinar ini menjawab pertanyaan-pertanyaan kita dalam menghadapi situasi yang tidak ‘nyaman, ini,” kata Hilman lagi.


Webinar diselenggarakan sebagai rangkaian dari Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tingkat Jawa Barat. Sebelumnya diselenggarakan peringatan HPN tingkat Jawa Barat di Gedung Sate, yang diselenggarakan secara virtual dengan Presiden Joko Widodo.

Puncak peringatan HPN Jawa Barat akan diselenggarakan di Cianjur pada 17 Maret 2021.


Kegiatan peringatan HPN didukung oleh berbagai sponsor seperti Bank bjb, Bank bjb syariah, Djarum Foundation, Summarecon Bandung, PT Pos Indonesia, LPS , Yayasan Alfamat, Gojek, Masyarakat Tionghoa Peduli. (red/rilis)

Editor: Robby

Tags

Terkini

X