• Selasa, 26 Oktober 2021

Informasi Terbaru Penerima Bansos di Cimahi, dari PKH, BNPT, hingga BST

- Selasa, 6 April 2021 | 20:50 WIB
Ilustrasi- Bansos. (Foto: Net)
Ilustrasi- Bansos. (Foto: Net)

JABARNEWS | CIMAHI - Ratusan penerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Kota Cimahi dibekukan, karena data penerimanya tidak jelas.

Bantuan dari Kemensos itu meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). 

Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi melakukan perbaikan data penerima bansos. Total ada 11.902 data yang diperbaiki.

Kepala Bidang Sosial pada DinsosP2KBP3A Kota Cimahi Supijan Malik mengatakan, dari total jumlah tersebut, data yang berhasil diperbaiki mencapai 10.993 atau 92 persen. Artinya, sekitar 8 persen atau 909 sisanya dibekukan sementara.

"Sejauh ini kita bekukan karena kita belum dapat by name by address yang bisa cair siapa saja. Masalah data yang harus diperbaiki antara lain NIK tidak valid, NIK dan nama berbeda dan data ganda," kata Supijan, Selasa (6/4/2021).

Untuk mengetahui kejelasan 909 data penerima itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cimahi. "Agar dipastikan status kependudukannya dan NIK validnya," ucapnya.

Supijan melanjutkan, setelah data diperbaiki maka pihaknya melakukan verifikasi kelayakan dengan jumlah data sebanyak 67.453 data. Rinciannya, penerima BST ada 30.328, penerima BPNT ada 16.782 dan penerima PKH ada 20.341.

Puluhan ribu data tersebut sudah rampung diverifikasi kelayakannya pada 27 Maret sesuai instruksi dari Kemensos. Penerima saat ini hanya tinggal menunggu proses pencairan. 

"Mudah-mudahan segera dicairkan mengingat bantuan sosial bulan maret masih tertunda," ujar Supijan.

Kepala DinsosP2KB Kota Cimahi, Guntur Priyambada meminta masyarakat yang menerima Bansos Kemensos untuk bersabar. Sebab saat ini proses pencairan sudah bisa dilaksanakan.

"Mohon bersabar, saat ini sedang proses pencairan," imbuhnya. (Yoy)

Editor: Yoyo W

Tags

Terkini

X