• Senin, 27 September 2021

Disiplin Prokes, Pasar Atas Baru dan Pasar Melong di Cimahi Raih Penghargaan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 20:20 WIB
Penyerahan penghargaan kepada pengelola pasar di Cimahi yang berhasil menerapkan protokol kesehatan (prokes). (Foto: Yoy/Jabarnews)
Penyerahan penghargaan kepada pengelola pasar di Cimahi yang berhasil menerapkan protokol kesehatan (prokes). (Foto: Yoy/Jabarnews)

JABARNEWS | CIMAHI - Berkat komitmennya dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama pandemi Covid-19, dua pasar di Kota Cimahi mendapat penghargaan dari SNV (Netherlands Development Organisation).

Kedua pasar tersebut ialah Pasar Atas Baru dan Pasar Melong. Penghargaan bagi Pasar Atas Baru ialah untuk kategori The Most Inclusive Facilities. 

Sementara Pasar Melong meraih penghargaan untuk kategori The Most Improved Facilities. Penghargaan juga diberikan kepada petugas kebersihan pasar, Dede Sumirat, sebagai Man of The Match.

Penghargaan berupa piagam dan plakat diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi Ngatiyana kepada pengelola pasar masing-masing di Lobby Pasar Atas Baru Jalan Kolonel Masturi, Cimahi, Jawa Barat, Kamis (29/7/2021).

"Hari ini kita memberikan penghargaan kepada pengelolaan Pasar Atas Baru dari SNV, yang mana Pasar Atas Baru menjadi 10 besar di Indonesia dalam pengelolaan pasar dalam kedisiplinan melaksanakan prokes," kata Ngatiyana.

Baik pedagang maupun pengunjung Pasar Atas Baru, kata dia, juga disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Hal itu tak terlepas dari peran pengelola pasar.
 
"Ketika masuk pasar, berada di pasar, mereka melaksanakan prokes, sehingga sampai ke rumah tidak membawa virus Covid-19," kata Ngatiyana.

Beti Sarneli, Fasilitator Lokal dari SNV menjelaskan, kegiatan ini merupakan program HBCC (Hygiene and Behaviour Change Coalition). 

Pemberian penghargaan kepada Pasar Atas Baru tak hanya berkaitan dengan kedisiplinan dalam menerapkan prokes. Akan tetapi, juga sarana dan prasarana pasar yang aksesibel. 

"Semua orang bisa masuk ke sini, termasuk teman-teman disabilitas, karena salah satu tim penilai ada teman-teman disabilitas. Jadi, di Pasar Atas Baru diterapkan prokes dan aksesibel untuk inklusi," katanya.

Adapun penghargaan The Most Improved Facilities diserahkan kepada pengelola Pasar Melong, terang dia, karena pasar di Cimahi Selatan itu inovatif dan punya improvisasi dalam melaksanakan prokes. 

"Ini karena tidak mudah untuk mengajak masyarakat berubah perilaku. Jadi mereka punya trik-trik khusus, sehingga prokes ini bisa dilaksanakan," terangnya.

Sementara penghargaan The Man of The Match diberikan kepada petugas kebersihan yang punya dedikasi tinggi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan.

"Serta melakukan apa yang kami latihkan, sehingga kami sematkan kepada Pak Dede Sumirat, petugas kebersihan," terang Beti.

Dia menambahkan, proses penilaian diawali pada November 2020. Setelah melaksanakan riset, kemudian melakukan pendampingan ke pasar-pasar, pada Januari-Maret 2021 diberikan pelatihan. (Yoy)

Editor: Yoyo W

Tags

Terkini

Wow, Produksi Batik di Kota Bandung Terus Menggeliat

Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB

Bendungan Cirata Masih Jadi Area Favorit Masyarakat

Minggu, 26 September 2021 | 12:40 WIB
X