• Minggu, 24 Oktober 2021

Perpustakaan 'Candil' Maca Dina Digital Library, Inovasi Dispusibda Jabar Saat Pandemi

- Rabu, 1 September 2021 | 15:51 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi,  dalam talkshow bertema “Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar” di Bandung TV, Rabu (1/9/2021). (Foto:  Humas Dispusibda Jabar)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi, dalam talkshow bertema “Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar” di Bandung TV, Rabu (1/9/2021). (Foto: Humas Dispusibda Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusibda) Provinsi Jawa Barat mengembangkan inovasi yakni dengan membuat perpustakaan digital "Candil" atau Maca Dina Digital Library, sebagai bentuk inovasinya di masa pandemi Covid-19.

Adapun, Candil itu sendiri merupakan sebuah inovasi berupa perpustakan digital yang hadir di masyarakat dengan memuat ribuan buku yang bisa diakses lebih mudah lewat aplikasi secara gratis.

"Buku-buku sekarang didigitalkan sehingga masyarakat yang sulit akses ke perpustakaan bisa masuk ke aplikasi tersebut," ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi, dalam talkshow bertema “Silih Tulungan Pemulihan Ekonomi Jabar” di Bandung TV, Rabu (1/9/2021).

Ia mengatakan, dengan cara ini, perpustakaan bisa hadir di tengah masyarakat dengan bahan-bahan bacaan yang berkualitas, menurut disa, saat ini perpustakaan bisa bertansformasi berbasis inklusi sosial bukan lagi soal kebutuhan intelektual.

"Perpustakaan bukan lagi untuk sekadar kebutuhan intelektual saja tapi juga harus meningkatkan kualitas produk," ujarnya.

Sementara itu, disisi lain, pelonggaran aktivitas ekonomi di sejumlah tempat umum mulai diterapkan seiring menurunnya kasus positif Covid-19. Hal ini juga diharapkan bisa kembali meningkatkan tingkat daya beli masyarakat.

Pasalnya, kebijakan pemulihan ekonomi tersebut sejalan dengan program vaksinasi di setiap daerah di Jabar demi mewujudkan 37 juta warganya tervaksin hingga Desember 2021.

Keefektifan program vaksinasi dan berbagai kebijakan dari pemerintah menjadi prasyarat mutlak dalam proses pemulihan ekonomi, menurut Ahmad Hadadi, vaksinasi menjadi hal penting karena bisa membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

"Segera sukseskan program vaksinasi. Ketika 70 persen kita mengikuti program vaksinasi, maka insyaallah segera kita bisa kembali dalam kehidupan normal," ujarnya,

Ahmad Hadadi memberikan sedikit gambaran situasi masyarakat Jabar di kala pandemi ini. Masyarakat yang bergerak di bidang pangan, kata dia, relatif bisa bertahan.

“Namun, masyarakat yang di perkotaan, di kafe, mal, mungkin ini sangat terkena dampak dari Covid-19. Tapi alhamdulillah sekarang mulai ada pelonggaran, relaksasi,” katanya. (Adv)

Editor: Iqbal Safana

Tags

Terkini

X