• Kamis, 9 Desember 2021

Kata Ridwan Kamil Tasikmalaya Sudah Bisa Laksanakan PTM Terbatas, Tapi...

- Minggu, 12 September 2021 | 07:30 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama pimpinan Forkopimda saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Biro Adpim Jabar).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama pimpinan Forkopimda saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/9/2021). (Foto: Biro Adpim Jabar).

JABARNEWS | TASIKMALAYA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan bahwa Kota Tasikmalaya berada di Level 3 PPKM. Artinya, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas sudah bisa dilaksanakan.

"Dengan level 2 dan 3 PTM sudah boleh sebenarnya hanya jumlahnya dibatasi seiring dengan vaksinasi yang makin kita perbanyak," kata Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar di SMP Negeri 6 Kota Tasikmalaya, Sabtu (11/9/2021).

Diketahui, sebanyak 1.100 siswa menerima suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Siswa terlihat antusias menerima vaksin COVID-19.

Ridwan Kamil menuturkan, penanganan pandemi Covid-19 di Jabar relatif membaik. Tidak ada daerah di Jabar yang masuk PPKM Level 4.

Selain itu, 11 daerah sudah berada di level 2. PTM pun digelar di sejumlah daerah dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

"PTM sudah dilaksanakan di banyak tempat tapi tetap bertahap sampai nanti vaksinasinya selesai," tuturnya.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Ridwan Kamil dan Forkopimda menyerahkan bantuan 600 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Ridwan Kamil bersama jajaran Forkopimda tiba siang hari di Kota Tasikmalaya dengan menggunakan sepeda motor. Ini merupakan rangkaian dari safari vaksinasi dan bakti sosial (baksos) Forkopimda Jabar.

Ada empat titik yang dikunjungi dalam safari vaksinasi dan baksos di wilayah priangan timur tersebut, yaitu di Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar dan Pangandaran.

Menurut Ridwan Kamil, peninjauan dengan menggunakan sepeda motor dirasa lebih efektif karena lebih dekat dengan permasalahan dan mencari solusinya secara langsung.

"Ada empat titik yang akan kami kunjungi naik motor karena mata kita akan lebih dekat kepada masalah, kalau naik mobil kadang-kadang apa yang terlihat di jalan kurang maksimal tapi kalau naik motor kalau ada masalah terlihat dan langsung kita bisa tindak," tutupnya. (Red)

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Pos Indonesia Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Kamis, 9 Desember 2021 | 14:59 WIB

Tutup Tahun 2021, Bank Bjb Catat Kinerja Impresif

Kamis, 9 Desember 2021 | 09:48 WIB
X