• Sabtu, 27 November 2021

Ridwan Kamil Luncurkan Lebah Madu Petani Milenial, Solusi Himpitan Ekonomi

- Selasa, 21 September 2021 | 17:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan petani milenial lebah madu, secara virtual di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (21/9/2021). (Dok. Humas Pemprov Jabar)
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan petani milenial lebah madu, secara virtual di Gedung Pakuan Bandung, Selasa (21/9/2021). (Dok. Humas Pemprov Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan melalui Program Petani Milenial diharapkan menjadi sebuah solusi besar dari Pemda Provinsi Jawa Barat agar masyarakat terbebas dari masalah himpitan ekonomi.

Dengan begitu, menurut Ridwan Kamil, program Petani Milenial ini perlu mendapatkan dukungan oleh semua pihak, dimana salahsatu diharapkannya untuk menguatkan semangat anak muda kembali ke desa, juga untuk meminimalisir ketimpangan ekonomi wilayah.

"Mudah-mudahan petani milenial ini menguatkan semangat generasi muda kembali ke desa dengan dukungan dari negara berupa penguatan konsep ekonomi, dukungan finansial dan kepastian pembelinya," ujar Ridwan Kamil, dalam peluncuran seracara virtual, petani milenial lebah madu di Desa Lengkongjaya, Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, (21/9/2021).

Dalam hal ini, program Petani Milinial lebah madu yang telah diluncurkan Ridwan Kamil tersebut, masuk dalam dalam komoditas kehutanan. Perkembangan budidaya lebah madu pun terus menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Untuk tahap awal, petani milenial komoditas lebah madu dibudidaya oleh warga Desa Lengkongjaya. Sejauh ini, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi besar dalam budidaya lebah madu, perkembangannya terus menunjukkan peningkatan signifikan," ujar Ridwan Kamil.

Ada dua jenis madu yang sedang dikembangkan di 28 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, yaitu cerana dan trigoma. Tercatat jumlah produksinya mencapai 161,65 kilogram.

Kang Emil berharap, potensi besar ini bisa lebih dikembangkan oleh petani milenial yang jumlahnya harus terus ditambah.

Ia pun akan mengevaluasi program petani milenial ini pada bulan Februari 2022 mendatang dengan harapan jumlahnya bisa mencapai lebih dari seribu orang.

"Di klaster pangan termasuk lebah madu ini tolong perbanyak jumlahnya, saya akan lakukan evaluasi pada Februari 2022 jumlah petani milenial yang sudah berhasil harus berjumlah lebih dari seribu orang," jelasnya.

Adapun, Petani milenial budidaya lebah madu difasilitasi pembiayaannya oleh bank bjb melalui skema kredit usaha rakyat (KUR). Hasil panen nya pun dipastikan dibeli offtaker yang sudah menjalin kerja sama.

Tak hanya itu, Ridwan Kamil pun mengajak generasi muda terus menggerakkan ekonomi yang tahan dari disrupsi pandemi Covid-19 yaitu pangan berbasis digital sebagai cara baru dalam menguatkan ekonomi masa depan. (Red)

(dispusipda)

Editor: Iqbal Safana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Ricuh, Kapolda Sumut Tinjau Pilkades di Dairi

Sabtu, 27 November 2021 | 12:48 WIB
X