• Minggu, 5 Desember 2021

Untuk Pemulihan Ekonomi, Pemprov Jabar Bukan Kembali Wisata Legendari Di Bogor

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:37 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kawasan wisata Rindu Alam di Jalan Raya Puncak Gadog KM 89, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin 11 Oktober 2021.  (Biro Adpim Jabar)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kawasan wisata Rindu Alam di Jalan Raya Puncak Gadog KM 89, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin 11 Oktober 2021. (Biro Adpim Jabar)

JABARNEWS | BOGOR - Pemda Provinsi Jawa Barat akan menghidupkan kembali wisata di kawasan Rindu Alam, Puncak Bogor untuk menghasilkan pendapatan asli daerah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca Covid-19.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Rindu Alam sudah lebih dari 40 tahun menjadi ikon wisata Puncak Bogor dengan restoran legendarisnya bernama Restoran Rindu Alam.

“Kami Pemda Provinsi Jabar ingin berusaha memanfaatkan kembali daerah wisata Rindu Alam ini untuk meningkatkan PAD,” kata Uu Ruzhanul Ulum saat meninjau kawasan wisata di Jalan Raya Puncak Gadog KM 89, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin 11 Oktober 2021.

Baca Juga: Kota Bandung Bakal Tiru Pengelolaan Sarana Olahraga Gelora Bung Karno, Ini Skemanya

“Apalagi setelah Covid-19 banyak kegiatan terpotong, siapa tahu dengan mengoperasionalkan Rindu Alam ini bisa mendapatkan PAD,” tambahnya.

Uu Ruzhanul Ulum menjelaskan, restoran ini menempati lahan milik Pemda Provinsi Jabar, di mana Letjen TNI Ibrahim Adjie pada 1979 membangun tempat makan itu.

Restoran sendiri, lanjut Uu Ruzhanul Ulum, beroperasi mulai 1980 namun berhenti beroperasi sebelum pandemi pada Februari 2020, Rindu Alam berhenti beroperasi karena habis masa kontrak.

Baca Juga: Simak! Ini Penjelasan Hari Libur Maulid Nabi, 19 Oktober 2021 atau 20 Oktober 2021?

Menurut Uu Ruzhanul Ulum, secara teori dan legalitas pemanfaatan kembali area wisata Rindu Alam sangat memungkinkan. Namun perlu dilakukan hati-hati agar tidak melanggar aturan.

Adapun area wisata Rindu Alam ini memiliki tiga tahapan pemanfaatan, yakni sebagai restoran wisata, cafe, serta pujasera. Pak Uu memastikan arah pengembangan kembali akan memberi manfaat kepada masyarakat sekitar.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Warganet: Stay Safe Kawan-kawan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 19:07 WIB

Pengedar Narkoba Asahan Simpan Narkoba di Pot Bunga

Sabtu, 4 Desember 2021 | 12:57 WIB
X