• Rabu, 1 Desember 2021

Tegas! DPRD Jabar Tolak Semua Bentuk Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi

- Senin, 22 November 2021 | 19:22 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, Ali Rasyid, Yod Mintaraga, H Sadar Muslihat  menerima audiensi dari Dewan Da'wah Jawa Barat terkait Permendikbud 30/2021, bertempat di Gedung DPRD Jabar, Senin (22/11/2021).  (DPRD Jabar)
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, Ali Rasyid, Yod Mintaraga, H Sadar Muslihat menerima audiensi dari Dewan Da'wah Jawa Barat terkait Permendikbud 30/2021, bertempat di Gedung DPRD Jabar, Senin (22/11/2021). (DPRD Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat  menolak segala bentuk segala bentuk kekerasan seksual yang terjadi di perguruan tinggi.

"Komisi I dan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan membuat pernyataan bahwa menolak semua bentuk kekerasan terutama terkait seksual konsen yang mengarah terhadap suka sama suka," kata Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya di Bandung, Senin 22 November 2021.

Hari ini, sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat seperti Abdul Hadi Wijaya, Ali Rasyid, Yod Mintaraga, H Sadar Muslihat, menerima audiensi dari Dewan Da'wah Jawa Barat terkait dengan Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nomor 30 Tahun 2021, yang bertempat di Gedung DPRD Jabar.

Baca Juga: Youtuber Nessie Judge Putus dengan Bram, Netizen: Shock Ya Allah

Baca Juga: Tiga Cara Membasmi Bekicot di Rumah Agar Tidak Merusak Tanaman

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengatakan, sesungguhnya Undang-undang tentang tindak pidana kekerasan seksual itu masih belum selesai jadi peraturan tersebut mendahului undang-undang induknya.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-36, SMAN 1 Sukatani Purwakarta Gelar Pameran Seni dan Festival Batik

Baca Juga: Di Martapura, Menarmed 1 SY 1 Kostrad Gelar Latihan Alutsista Canggih

"Padahal Peraturan Kementrian (Permen) yang levelnya itu sangat rendah dalam tata perundang-undangan ngeduluin Undang-undangnya sendiri, ini sangatlah tidak etis," katanya.

Halaman:

Editor: Iqbal Safana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jabar Tindaklajuti 13 Raperda Usulan Gubernur

Jumat, 19 November 2021 | 08:19 WIB
X