• Minggu, 28 November 2021

Antisipasi Lonjakan PHK, Jokowi Anggarkan Rp10 Triliun Untuk Pengangguran

- Selasa, 24 Maret 2020 | 15:28 WIB
Presiden Joko Widodo. (Foto Antara)
Presiden Joko Widodo. (Foto Antara)
<p> p><b>JABARNEWS | JAKARTAb> - Presiden Joko Widodo menganggarkan dana Rp10 triliun untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengangguran akibat banyak perusahaan yang melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tengah pandemi COVID-19. <br /> <br /> Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Selasa, (24/03/2020) dalam Rapat Terbatas (melalui Video Conference) dengan Topik Pengarahan Presiden kepada Para Gubernur Menghadapi Pandemik COVID-19, mengatakan program tersebut akan direalisasikan dalam bentuk kartu pra-kerja. <br /> <br /> “Akan segera dimulai kartu prakerja implementasi kartu pra-kerja mengantisipasi para pekerja yang kena<a href="https://www.jabarnews.com/tag/-PHK"> PHKa>,” kata Presiden. <br /> <br /> Presiden menambahkan, program tersebut juga diarahkan bagi para pekerja harian yang kehilangan penghasilan dan pengusaha mikro yang kehilangan omzet atau pendapatan. <br /> <br /> “Anggaran disiapkan Rp10 triliun agar provinsi-provinsi dapat mendukung ini siapa yang harus diberi, mulai didata dengan baik,” katanya. <br /> <br /> Untuk itu Kepala Negara pun meminta agar Pemerintah Daerah segera melakukan pemetaan dan pendataan kepada para calon penerima kartu pra-kerja di daerahnya. <br /> <br /> Dalam menghadapi pandemi COVID-19, ia mengatakan, pada intinya Pemerintah fokus pada tiga hal. <br /> <br /> “Intinya kita ingin tiga hal yang menjadi fokus kita, pertama keselamatan, kesehatan adalah yang utama, tapi siapkan yang keduasocial safety net’, bantuan sosial tolong disiapkan,” katanya. <br /> <br /> Kemudian ia menambahkan yang ketiga bahwa dampak ekonomi harus dihitung dengan cermat sehingga kesiapan dalam menyediakan stok pangan betul-betul ada. <b>(Ara)b>

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X