• Kamis, 21 Oktober 2021

Benarkah Pencemaran Sungai Citarum Telah Alami Perbaikan? Ini Penjelasannya

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:32 WIB
  Situ Cisanti di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.  (Pokja Datin dan Humas Citarum Harum)
Situ Cisanti di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. (Pokja Datin dan Humas Citarum Harum)

JABARNEWS | BANDUNG - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK Sigit Reliantoro mengatakan, kondisi pencemaran di Sungai Citarum saat ini telah mengalami perbaikan. Di antaranya di outlet waduk Jatiluhur, walahar, dan Tunggakjati.

Oleh karena itu, Sigit Reliantoro menyebut pihaknya bersama kementerian dan pemerintah daerah terus berupaya melakukan penanganan Citarum sesuai dengan amanat Perpres 15/2018.

"Untuk program ke depan, karena penanganan Citarum ini kerja bareng ada yang melakukan pengawasan, rehabilitasi dan sebagainya. Semua punya program masing-masing," kata Sigit Reliantoro seusai mengunjungi Situ Cisanti di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, beberapa Waktu lalu.

Baca Juga: DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Lahan Idle di Subang

Sigit Reliantoro mengaku, pihaknya sendiri membangun sistem pemantauan kualitas airnya. Selain itu, membangun IPAL komunal untuk masyarakat.

Sigit Reliantoro menambahkan, Program Citarum Harum masih diperlukan untuk membentuk kesadaran bersama dan koordinasi.

"Hal itu memerlukan waktu dan memang karakteristik kalau ada kerusakan lingkungan itu perlu jeda waktu agak lama untuk melakukan perbaikannya," tuturnya.

Baca Juga: Wow, Budidaya Maggot Terbukti Ampuh Kurangi Sampah Hingga 30 Persen di Kota Cimahi

Menurut Sigit Reliantoro, meski saat ini sudah ada perbaikannya. Namun dampaknya tidak langsung dirasakan karena harus ada proses.

"Jadi kordinasi dan integarasi program seperti yang diminta Pak Dedi harus dilanjutkan,"ucapnya.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X