• Sabtu, 4 Desember 2021

Berkaca (Lagi) pada Riset Mikroplastik atas Produk Aqua

- Senin, 25 Oktober 2021 | 20:21 WIB
Air minum merek Aqua. (Sehataqua.co.id)
Air minum merek Aqua. (Sehataqua.co.id)

JABARNEWS – Kontaminasi mikroplastik pada air minum menjadi isu hangat di banyak negara, termasuk Indonesia, setidaknya dalam tiga tahun terakhir. 

Pemantiknya adalah dua laporan hasil riset uji kontaminasi mikroplastik pada air keran (tap water) dan pada air minum dalam kemasan plastik pada 2018. 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), data awal seputar kontaminasi mikroplastik pada air minum dalam wadah botol plastik banyak merujuk pada hasil riset Departemen Kimia, State University of New York at Fredonia, Amerika Serikat. 

Baca Juga: Driver Online Jadi Sasaran kekerasan di Purwakarta, Begini Kesaksian Pelaku

Dari riset itulah kemudian bermunculan banyak penelitian sejenis, berikut gunungan pertanyaan, dan juga kecemasan, atas dampak kontaminasi mikroplastik dalam air minum pada tubuh manusia. 

Riset dari Fredonia itu, hasilnya terbit pertama kali dengan judul "Synthetic Polymer Contamination in Bottled Water" di jurnal Frontier in Chemistry pada September 2018.

Riset itu mencakup uji kontaminasi mikroplastik atas 11 merek air minum kemasan botol plastik di sembilan negara, termasuk air minum merek Aqua dari Indonesia. 

Baca Juga: Resep Makanan Chicken Katsu, Hidangan Asal Jepang yang Nikmat

Kenapa Aqua? Kenapa Indonesia? Laporan menyebut pemilihan sampel mempertimbangkan tiga faktor utama, yakni keragaman geografis, pangsa pasar air kemasan, dan tingkat konsumsi perkapita air kemasan. 

Halaman:

Editor: Yoyo W

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alamak! Mensos Risma Memaksa Tunarungu Berbicara

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:09 WIB
X