bjb

Tanggap Bencana, Bupati Minta Pejabat Jangan Matikan Handphone

Bupati Subang Ruhimat meminta pejabat jangan matikan handphone, (Foto: Mar/Jabarnews).

JABARNEWS | SUBANG - Bupati Subang Ruhimat diinstruksikan siaga bencana selama 24 jam. Pasalnya, wilayah Kabupaten Subang merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang rawan terjadi bencana alam.

Ruhimat mengatakan, BPBD selaku lembaga pemerintah penanggulangan bencana tentunya harus sigap dan waspada terhadap bencana alam yang terjadi.

"Selama dua pekan terakhir, wilayah Kabupaten Subang intensitas hujannya cukup tinggi, sehingga diperlukan kewaspadaan dari semua masyarakat dan BPBD," ujar Ruhimat usai meresmikan aula Pamungkas Kodim 0605 Subang, Senin (11/2/2019).

Dia juga meninta semua pejabat, yang berkaitan dengan bencana, tidak mematikan handphone.

"Saya minta semua pejabat harus standbay. Kapanpun harus layani masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan Ruhimat, pihaknya juga mengharapkan masyarakat yang bermukim di sekitar aliran sungai maupun lereng berbukitan harus selalu waspada. Karena aliran sungai ketika hujan turun deras dikhawatirkan akan terjadi banjir.

"Termasuk warga yang bermukim di sekitar lereng perbukitan juga harus waspada terjadinya tanah longsor. Ini dikarenakan bencana banjir dan tanah longsor seringkali terjadi di wilayah Kabupaten Subang. 

Ia juga meminta BPBD selau koordinasi dengan instansi lain dalam antisipasi dini bencana. Termasuk berkoordinasi dengan jajaran kepolisian, TNI, dan relawan serta masyarakat.

"Kita tidak berharap ada bencana, kalau pun terjadi bencana alam di wilayah Subang, maka warga dan BPBD sudah siap langsung turun ke lokasi bencana membantu masyarakat yang terkena musibah bencana," tegasnya.

Baca Juga:

Demo HMI Subang Diwarnai Saling Dorong Dengan Aparat

Tebing Longsor, Warga Sindanglaya Cianjur Kesulitan Air Bersih

Untuk mengantisipasi banjir di Pantura, Ruhimat juga meminta BPBD untuk melakukan pengecekan kondisi sungai Cigadung, untuk dilakukan normalisasi.
"Jadi kita jangan sampai kunjungan saat banjir saja, kita harus cegah sebelumnya, untuk itu kita lakukan normalisasi," ucap Ruhimat.


Sementara Kepala BPBD Kabupaten Subang Hidayat mengatakan, pihaknya sudah beberapa pekan terakhir sudah melakukan dan meningkatkan kewasdaan terhadap tingginya intensitas hujan di wilayah Kabupaten Subang.

Termasuk mempersiapkan sejumlah peralatan penanganan bencana. Mulai dari perahu, alat berat dan beberapa peralatan penanganan bencana lainnya.


"Semua peralatan itu apabila sewaktu-waktu terjadi bencana banjir dan tanah longsor akan langsung bisa dikirim dan dipergunakan membantu masyarakat untuk melakukan evakuasi, seperti yang pernah terjadi pada bencana longsor di Kecamatan Cijambe akhir pekan ini," ujar Hidayat.

Di samping itu, ungkap Hidayat pihaknya juga sudah mempersiapkan langkah koordinasi dengan instansi lain di Kabupaten Subang dalam penanganan bencana. 

"Termasuk melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian, TNI, dan relawan serta masyarakat," pungaksnya. (Mar)


Jabarnews | Berita Jawa Barat
Tags : Subang tanggap bencana bupati minta pejabat jangan matikan handphone daerah
properti

berita terkait

Habis Kesabaran, Warga Jalancagak Subang Hadang Truk Muatan Pasir

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi