bjb

Bertemu Jokowi di Istana, Bamsoet Tak Bahas Munas Golkar

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamseot) menemui Joko Widodo di Istana Negara. (Dok. Bamsoet)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (14/8/2019). Kedatangan Bamsoet bukan terkait pencalonannya pada Munas Golkar. 

Bamsoet mengaku menemui Kepala Negara adalah untuk meminta kesediaan Jokowi menjadi saksi pernikahan putera ketiga politisi Golkar itu.

Bamsoet menegaskan tak membicarakan hal lain seperti soal Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

"Hanya meminta kesediaan beliau menjadi saksi nikah putera ketiga saya dan tidak ada membicarakan masalah Munas Partai Golkar," kata Bamsoet usai menemui Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Bamseot, soal Golkar, sebagai kepala negara, kepala pemerintahan dan negarawan, Jokowi menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme internal partai.

"Tidak ada dukung mendukung, dan tidak ada restu-restuan. Di mata beliau saya dan Airlangga adalah sama," tegasnya.

Baca Juga:

Bamsoet: Dorong Anak Muda Peduli Dampak Otomatisasi dan Digitalisasi Perekonomian

PR Buat Ineu Purwadewi Sundari

Terkait Munas, Bamsoet berpendapat bahwa sebaiknya memang partai-partai pendukung pemerintah melakukan konsolidasi (Munas, Muktamar atau Kongres) itu sebelum Oktober agar Presiden ataupun partai-partai politik tidak ‘deal’ dua kali dalam hal penyusunan kabinet, penyusunan konfigurasi di MPR ataupun DPR RI hingga semua tingkatan di bawahnya (DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota) mulai dari unsur pimpinan hingga alat kelengkapan dewan. 

"Dalam hal penyusunan koalisi untuk Pilkada Serentak 2020. Apa yang dilakukan PDIP dan PKB sudah benar. PDIP ber kongres pada pekan lalu dan sudah menyusun strategi dan konsolidasi. Begitupun PKB yang akan bermuktamar pada pekan depan," jelasnya.

Menurutnya, dua partai pendukung pemerintah ini, baik langsung maupun tidak langsung telah membantu meringankan beban presiden untuk tidak lagi dipusingkan di awal pemerintahan jilid duanya nanti.

Dengan pergantian kepemimpinan partai politik pendukungnya yang juga berarti berganti kebijakan partai politik tersebut, jika ketua umum yang lama berhasil ditumbangkan oleh kepemimpinan baru yang lebih memberi harapan dan menjanjikan pembaharuan dalam menghadapi dan menjawab tantangan 2024 mendatang kenapa tidak. Demikian Bamsoet. (Kis)

Jabar News | Berita Jawa BArat


Tags : Ketua DPR Bambang Soesatyo Bamsoet Menemui Joko Widodo Golkar
properti

berita terkait

DPRD Jabar Berharap BUMDes Mampu Majukan Ekomoni Masyarakat Desa

Dedi Mulyadi Akan Sekolahkan 2 Anak KPPS yang Meninggal Dunia

Partai Gerindra Berpeluang Duduki Kursi Ketua DPRD Jabar

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi