bjb

Tugas Badan Kehormatan Bukan Cari Kesalahan DPD

Ketua DPD dan Badan Kehormatan DPD (Odo/Jabarnews)

JABARNEWS | JAKARTA - Ketua Badan Kehormatan DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa S.IP., MH mengatakan, tugas Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI untuk menunjang kinerja Anggota DPD RI. BK dalam melaksanakan tugasnya akan terus mengupayakan agar semua anggota DPD RI mengembangkan tata beracara, taat aturan sebagai pedoman dalam berperilaku sehingga memberikan hasil terbaik dalam menjalankan amanah masyarakat dan daerah. 

"Sebagai Ketua Badan Kehormatan DPD RI yang baru, saya bersama tiga wakil ketua yaitu Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Fernando Sinaga dan Husain Alting Sjah akan memimpin Badan Kehormatan ke depan secara kolektif kolegial dan menggerakkannya bersama-sama anggota BK lainnya," ujar H. Leonardy Harmainy saat rapat pleno pertama BK DPD RI di Ruang Rapat BK DPD RI Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa, 8 Oktober 2019.

Leonardy menegaskan BK bakal meluruskan pemahaman atau anggapan masyarakat tentang fungsi dan peran BK. Saat ini ada isu yang berkembang menganggap bahwa BK itu ibarat inspektorat di pemerintahan. Bahkan ada yang ingin BK tugasnya mengawasi anggota lalu melakukan operasi tangkap tangan (OTT) jika diperlukan. "Hal ini perlu kita luruskan," tegas Senator Sumatera Barat tersebut.

BK tugasnya adalah untuk menjalankan operasional secara utuh sesuai tata tertib DPD RI. Kedua menjaga kode etik artinya menjaga harkat, martabat, kehormatan, citra dan kredibilitas anggota dan marwah lembaga DPD RI.

Baca Juga:

Kena Razia Satpol PP di Hotel, Aceng Fikri Terjaring Bersama Istri Baru

OSO Ajak Masyarakat Indonesia Bersatu

"Jadi tugas BK bukan untuk mencari-cari kesalahan anggota. Bukan mengawasi, mengintai, menghakimi apalagi melakukan OTT. Sekali lagi tugas BK hanya menjaga anggota dan lembaga DPD RI," tegas Leonardy.

Untuk itu, BK selalu bekerja berdasarkan data dan fakta. Ada datanya dan terbukti dengan faktanya. Kalaupun ada anggota yang mulai melenceng dari kode etik, BK lebih mengedepankan sisi persuasif dilakukan pendekatan terhadap anggota dan diberikan pemahaman terlebih dahulu.

Untuk tujuan itu, kata pria yang akrab disapa Bang Leo itu, jika Panitia Musyawarah (Panmus) DPD RI telah menyelesaikan tugasnya, dan berdasarkan jadwal dari Panmus maka BK akan menyusun program satu tahun ke depan. Dengan dukungan wakil ketua dan anggota, diharapkan BK dapat menghasilkan program yang mampu meningkatkan integritas, kepatutan dan tanggung jawab seluruh Anggota DPD RI. (Odo)


Tags : DPD RI Badan Kehormatan DPD Operasi tangkap Tangan Anggota DPD RI Panitia Musyawarah DPD RI Jakarta Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini
properti

berita terkait

DPD Minta CPO Kelapa Sawit ‘Kembali’ ke Daerah Asalnya

Enam Pejabat dan Pegawai DPD Dilepas Tunaikan Ibadah Haji

Sekjen DPD Berharap IKPS Mampu Bantu Tekan Kemiskinan

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi