bjb

Hari Diabetes Sedunia, Berikut Ini Fakta Yang Wajib Diketahui

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JABARNEWS | BANDUNG - Setiap tanggal 14 November diperingati sebagai hari diabetes sedunia atau World Diabetes Day (WDD). Pada tahun ini tema yang diangkat adalah "Keluarga dan Diabetes". Kampanye sebagai bentuk kesadaran global terhadap penyakit diabetes mellitus. 

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF). Setiap tahunnya, kegiatan ini memiliki tema yang berkaitan dengan diabetes yang merupakan penyakit tidak menular yang dapat dicegah dan diobati.

Peringatan WDD tahun ini juga akan mempromosikan peran keluarga dalam manajemen, perawatan, pencegahan dan pendidikan diabetes serta meningkatkan kesadaran akan dampak diabetes pada keluarga dan jaringan pendukung mereka yang terkena dampak.

Diketahui diabetes merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia. Penyakit ini merupakan kondisi yang berlangsung lama atau kronis, serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) dalam darah yang tinggi.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah terjadi karena tidak diserap dengan baik oleh sel tubuh. Hal ini dapat menimbulkan berbagai gangguan pada organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang dapat membahayakan nyawa penderitanya.

Dikutip dari World Health Organization (WHO), berikut ini beberapa fakta tentang diabetes ini yang perlu untuk diketahui.

1. Penyebab kematian utama di dunia
Pada 2012, diabetes menjadi penyebab kematian sebesar 1,5 juta jiwa. Pada tahun yang sama, 2,2 juta orang juga meninggal akibat penyakit gula darah ini.

Saat kadar gula darah naik, risiko penyakit kardiovaskular atau jantung juga meningkat. Tidak hanya pada orang lanjut usia, remaja juga rentan terserang penyakit mematikan ini.

2. Dua bentuk utama diabetes
Diabetes tipe 1 ditandai oleh kurangnya produksi insulin. Penyebab dan faktor risiko untuk tipe ini masih belum diketahui secara pasti dan strategi pencegahannya belum berhasil. Konsultasi kepada ahli sangat dibutuhkan untuk menentukan langkah apa yang harus diambil.

Baca Juga:

Dinkes Bekasi: Penyakit IMS Meningkat, Imbau Warga Waspada

Artotel Gandeng PMI Kota Bandung Selenggarakan Donor Darah

Untuk tipe 2, penyebabnya karena penggunaan insulin yang tidak efektif oleh tubuh. selain itu, tipe ini masih berpotensi untuk dicegah. Ini bisa dicegah dengan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas yang sedang selama setengah hari. Selain itu diet sehat juga dapat mengurangi risikonya.

3. Jenis diabetes ketiga
Untuk jenis ketiga yaitu diabetes gestasional. Ini disebabkan oleh hiperglikemia atau peningkatan gula darah yang berada di atas nilai normal selama kehamilan.

Wanita dengan diabetes tipe ini berisiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Tidak hanya itu, para ibu dan anak-anaknya juga akan menghadapi risiko diabetes tipe 2 di masa depan.

4. Orang dengan diabetes bisa hidup sehat
Saat seseorang di diagnosis mengidap diabetes, pasti akan muncul hal-hal yang negatif terhadap hidupnya. Namun, para penderita juga bisa hidup lebih lama dan sehat jika rutin kontrol ke dokter.

Hal yang bisa kita lakukan sehari-hari ini sangat membantu, antara lain kontrol gula darah dengan kombinasi diet, memperbanyak aktivitas fisik, dan melakukan pengobatan. Dengan cara ini juga bisa membantu untuk menekan risiko penyakit jantung pada tubuh.

5. Dapat menyebabkan kebutaan hingga gagal ginjal
Semua jenis diabetes dapat menyebabkan komplikasi di banyak bagian tubuh dan meningkatkan risiko kematian secara prematur bahkan keseluruhan.

Selain itu, kondisi ini memungkinkan munculnya berbagai penyakit komplikasi, seperti serangan jantung, stroke, gagal ginjal, amputasi kaki (akibat infeksi yang sulit disembuhkan), kehilangan penglihatan, dan kerusakan saraf.

Dalam catatan Kementrian Kesehatan, pada tahun 2015, Indonesia berada di urutan ke 7 dunia untuk prevelensi penderita diabetes dengan jumlah estimasi orang diperkirakan mencapai 10 juta jiwa. Jumlah ini terus mengalami peningkatan, data menunjukkan ada 5,7 persen penderita lalu pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi 6,9 persen. (Red)


Tags : Hari Diabetes Sedunia WHO Federasi Diabetes Internasional Pendidikan Diabetes Kementerian Kesehatan Penyakit Diabetes Jabarnews Berita Jawa Barat Berita Terkini

berita terkait

Persib

Berita Populer

Berita Terkini

Mang Jabar

jabarnews tv

tag populer

unduh aplikasi