Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

JABARNEWS | PURWAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TNI AD tahun 2019, Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad Purwakarta, bersama masyarakat Kelurahan Ciseureuh, Kecamatan Purwakarta menggelar karya bakti bersihkan badan jalan di wilayah tersebut, pada Jumat (6/12/2019).

Dalam kegiatan tersebut, terlihat para prajurit TNI AD dibawah pimpinan Mayor Arm Andi Achmad Afandi bersama masyarakat bergotong royong membersihkan badan jalan serta selokan yang ada.

“Karya bakti dalam rangka Hari Juang Kartika TNI-AD bertujuan untuk menjalin hubungan baik antara TNI-AD khususnya Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad kepada masyarakat langsung guna memupuk silaturahmi dan bergotong royong,” ujar Danyon Armed 9 Pasopati Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi, saat ditemui disela-sela kegiatannya.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan langkah konkret memotivasi masyarakat peduli akan kebersihan. Apalagi persoalan kebersihan di Purwakarta menjadi salah satu fokus pemerintah kabupaten Purwakarta.

Ini juga salah satu bentuk partisipasi TNI, untuk mengajak masyarakat peduli pada lingkungan. Namun begitu, ini bukan berarti langkah yang akan merubah secara drastis. Ini hanya sebuah awal untuk langkah-langkah berikutnya.

“Maka dari itu, kegiatan ini untuk menggugah semua lapisan masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, membuang sampah pada tempatnya dan mengurangi pemakaian benda-benda yang sulit terurai,” kata Andi.

Tak hanya itu, kegiatan tersebut tidak saja mampu menjadi wahana menumbuhkan kepedulian dan mempererat tali silaturrahmi antara TNI AD dari Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad dan masyarakat tetapi juga berkaitan erat dengan kebersihan dan keindahan lingkungan serta kesehatan.

“Sudah sepatutnya kita secara bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat, serta ikut mewujudkan situasi yang kondusif di lingkungan masing-masing. Dari kegiatan ini kami berharap ke depannya bisa terus dipertahankan, bahkan dipupuk serta dilestarikan. Ini merupakan sebuah kearifan lokal yang patut kita pertahankan,” ucap perwira TNI yang terkenal dengan keramahannya itu. (Gin)