Ragam

Pj Gubernur ’Geber’ Pembangunan Infrastruktur

×

Pj Gubernur ’Geber’ Pembangunan Infrastruktur

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Jelang akhir masa jabatannya sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat, Muhammad Iriawan terus gencar memantau perkembangan pembangunan infrastruktur. Menurut pria yang menyandang bintang tiga di pundaknya itu, keberadaan infrastruktur itu sangat penting.

’’Jangan dikatakan infrastruktur milik kalangan atas, justru infrastruktur yang baik akan menyejahterakan rakyat,’’ kata Iriawan, Sabtu (25/8/2018)

Salah satu terobosan yang dilakukan Iriawan yakni pembangunan Tol Cigatas (Cileunyi, Garut, Tasik). ’’Saya cari terobosan baru apa yang harus ditemukan. Misalnya, bagaimana mempersingkat jarak tempuh Bandung ke Garut yang bisa empat sampai lima jam,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Peringati HUT Persib Bandung Kemarin, Umuh: Saya Bangga, Masih Merupakan Tim Besar

Ditambah, kata dia, mencoba mencari solusi untuk mempersingkat waktu tempuh Tasik – Garut – Ciamis. Itu dianggapnya penting lantaran tiga wilayah itu biasanya menyuplai berbagai komoditi yang diperlukan di Bandung.

Baca Juga:  Warga Karawang Boleh Tolak Vaksin, Acep Jamhuri: Gak Ada Aturannya

’’Seperti telur, ayam, sayuran, cabai dan bahan-bahan pokok lainnya. Kalau tidak ada infrastruktur yang bagus ini akan membuat harga-harga komoditi menjadi mahal,’’´terangnya.

Iriawan menegaskan, pembangunan infrastruktur ini bukan diperuntuk kepada masyarakat kalangan atas saja. Tapi juga justru akan menyejahterakan masyarakat bawah.

Makanya, ia meminta kepada pemerintah pusat untuk memperhatikan pembangunan di Jawa Barat. Bahkan, ia juga akan memerjuangkan pembangunan infrastruktur ini demi kemajuan Jawa Barat.

Baca Juga:  PSI Mulai Ditinggalkan, Pengurus hingga Kadernya Kompak Mundur

’’Kita harus kejar, makanya kita harus sering berhubungan dengan pemerintah pusat dengan menteri menteri saya sampaikan, itu tugas saya. Sebenarnya, saya ingin pembangunan di Jawa Barat ini lebih banyak. Wajarlah seorang gubernur ingin pembangunannya lebih banyak dari provinsi lain, dan Alhamdulillah itu direspon pemerintah pusat,’’ kata Iriawan. (Mil)

Jabarnews | Berita Jawa Barat

Tinggalkan Balasan