Daerah

Dedi Mulyadi: ASN Malas Akan Dipajang di Medsos Mulai November

×

Dedi Mulyadi: ASN Malas Akan Dipajang di Medsos Mulai November

Sebarkan artikel ini
Penghentian sementara tambang di Bogor oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyad karena dinilai jauh dari aturan yang berlaku
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Istimewa)

JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jabar bekerja maksimal demi menuntaskan target tahun 2025 dan menyongsong rencana kerja 2026.

Arahan itu disampaikannya dalam acara “Abdi Nagri Menyulam Hari Tahun 2025″ di Sasana Budaya Ganesha, Kota Bandung, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga:  Satu Syarat Terpenuhi, Ridwan Kamil Siapkan Dokumen Usulan Pahlawan Nasional Prof Mochtar Kusumaatmadja

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi memaparkan capaian kinerja hingga Oktober 2025 sekaligus menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan tahun 2026. Salah satu tantangan besar ialah berkurangnya dana transfer pusat ke Jabar sebesar Rp2,4 triliun yang berdampak langsung pada pengelolaan keuangan daerah.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Percepat Penataan DAS dan Tertibkan Bangunan Liar, Penanganan Dimulai Per Blok

“Saya sampaikan apa yang sudah dilakukan sampai Oktober dan apa yang akan dilaksanakan tahun depan. Saya kemukakan kemungkinan yang akan terjadi terkait pengelolaan keuangan yang berdampak pada sistem pengelolaan kepegawaian,” kata Dedi.

Baca Juga:  TPA Cikolotok Purwakarta Kembali Terbakar, Begini Kondisi Terakhirnya

Ia menegaskan tidak segan menjatuhkan sanksi bagi ASN yang malas. Hingga kini, tercatat sudah ada 20 ASN diberhentikan karena gagal memenuhi target kerja. Bahkan mulai November 2025, Dedi akan menginstruksikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengumumkan ASN yang paling malas di instansinya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2