JABARNEWS | BANDUNG – Perusakan kebun teh Pangalengan mendapat perhatian serius Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ia mendesak aparat penegak hukum agar mengungkap dalang utama di balik perusakan lahan tersebut dan tidak berhenti pada penangkapan pekerja lapangan.
Hal itu disampaikan Dedi Mulyadi usai melakukan penanaman kembali kebun teh di Perkebunan Teh Malabar, Blok Pahlawan, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Selasa (16/12/2025).
Menurutnya, pengusutan kasus perusakan kebun teh harus menjangkau pihak yang memberi perintah dan pendanaan.
“Kewenangan ada di Polda dan Polresta Bandung. Tapi saya harapkan jangan hanya berhenti sampai pada kuli. Siapa aktor utama yang sebenarnya harus terjangkau,” ujar Dedi kepada awak media.
Dedi menegaskan penyelidikan kasus perusakan kebun teh Pangalengan harus dilakukan secara menyeluruh dan tetap berlandaskan alat bukti yang dimiliki aparat penegak hukum.





