JABARNEWS | BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya angkat bicara soal polemik gagal bayar kepada kontraktor senilai Rp621 miliar yang membayangi proyek infrastruktur di penghujung tahun anggaran 2025.
Isu ini mencuat setelah realisasi pendapatan APBD Jawa Barat hanya mencapai 94,37 persen dari target yang telah ditetapkan.
Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki kecukupan dana untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran kepada para kontraktor. Pernyataan itu ia sampaikan melalui akun Instagram pribadinya.
“Saya sampaikan, bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah memiliki kecukupan uang untuk melakukan pembayaran,” kata Dedi melalui unggahan Instagramnya, dikutip Sabtu (10/1/2026).





