JABARNEWS | BANDUNG – SLBN Taruna Mandiri Kuningan menjadi perhatian Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat. Sekolah luar biasa negeri (SLBN) yang dikenal berprestasi itu dinilai masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik dan sarana penunjang pembelajaran.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Encep Sugiana, mengatakan temuan tersebut diperoleh setelah pihaknya meninjau langsung SLBN Taruna Mandiri di Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Selain kekurangan guru, ia mencatat minimnya dukungan anggaran untuk peralatan praktik, persoalan kesejahteraan tenaga pendidik, serta status lahan sekolah yang belum pasti.
Menurut Encep, SLBN Taruna Mandiri memiliki potensi besar untuk menjadi sekolah percontohan SLB di Jawa Barat. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Sekolah ini sebenarnya sudah sangat representatif dan bisa menjadi percontohan SLB di Jawa Barat. Prestasinya banyak, pengelolaannya profesional, tetapi kebutuhan tenaga pengajar khusus masih sangat kurang dibandingkan jumlah siswa dan program keahlian yang tersedia,” kata Encep, Kamis (22/1/2026).





