JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menghentikan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi SMA dan SMK swasta.
Sebagai gantinya, pemerintah daerah mengalihkan skema bantuan menjadi beasiswa untuk siswa tidak mampu.
Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Yomanius Untung mengatakan, kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan antara legislatif dan eksekutif.
Program baru itu menyasar siswa dari kelompok ekonomi desil satu hingga empat.
“Waktu itu kita sepakati, penggantinya adalah beasiswa bagi siswa miskin. Anggarannya Rp218 miliar itu beasiswa operasional, untuk desil satu sampai empat, satu anaknya akan mendapatkan Rp600 ribu per tahun. Tapi, itu beasiswa operasional,” ujar Untung, Rabu (28/1/2026).





