JABARNEWS | BANDUNG – Polda Jawa Barat meningkatkan intensitas Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang datangnya bulan Ramadan. Langkah ini diarahkan untuk menekan peredaran minuman keras, obat-obatan terlarang, serta berbagai bentuk kriminalitas yang berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat.
Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan menegaskan bahwa seluruh jajaran Polres di wilayah Jabar telah diminta memperketat pengawasan, khususnya terhadap barang-barang berbahaya yang kerap beredar menjelang bulan puasa.
“Sasaran utama operasi bersama jajaran Polres di Jabar adalah peredaran minuman keras serta obat-obatan berbahaya dan terlarang sebelum memasuki bulan puasa,” ujar Rudi dalam keterangan yang diterima, Jumat (6/2/2026).
Selain fokus pada miras dan obat terlarang, kepolisian juga mengintensifkan patroli di titik-titik rawan kejahatan. Aksi pencurian kendaraan bermotor, kriminalitas jalanan, hingga aktivitas mencurigakan di ruang publik menjadi perhatian utama petugas.
Menurut Rudi, pengamanan ini tidak hanya ditujukan untuk warga lokal, tetapi juga bagi para pemudik yang akan melintas di Jawa Barat menjelang Lebaran. Dengan situasi yang kondusif, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa rasa khawatir.





