JABARNEWS | CIANJUR – Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur menargetkan peningkatan perbaikan sarana dan prasarana sekolah rusak sebesar 20 persen pada 2026. Target ini diarahkan untuk menekan jumlah sekolah rusak yang saat ini masih mencapai sekitar 1.200 unit di Kabupaten Cianjur.
Kepala Disdikpora, Ruhli Solehudin, menyampaikan bahwa pemetaan kondisi sekolah telah dilakukan secara menyeluruh dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).
“Setiap tahun dilakukan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak dari berbagai sumber mulai dari APBD, DAU, DAK, pemerintah pusat hingga bantuan dari berbagai pihak termasuk swasta,” ujarnya.
Berdasarkan data, kerusakan paling dominan terjadi pada ruang kelas SD. Pemerintah daerah pun menargetkan perbaikan bertahap hingga seluruh kerusakan dapat dituntaskan pada 2028.
Dengan target tersebut, diharapkan pada 2029 sudah tidak ada lagi ruang kelas maupun bangunan sekolah dalam kondisi rusak di wilayah Cianjur.





