JABARNEWS | CIANJUR – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyak Kita terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dalam dua pekan terakhir. Kondisi ini memicu lonjakan harga yang jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pemerintah Kabupaten Cianjur kini berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk memastikan pasokan kembali normal dan meredam keresahan masyarakat.
Kepala UPTD Pasar Muka Cianjur, Asep Hermawan, mengatakan keterbatasan stok Minyak Kita dikeluhkan pedagang dan pelaku UMKM yang sangat bergantung pada komoditas tersebut.
“Ketersediaan Minyak Kita di sejumlah pasar termasuk di Pasar Muka sangat terbatas, sekali-nya ada harganya jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET) dimana pedagang menjual Rp22 ribu per liter sedangkan harga normal Rp15 ribu per liter,” kata Asep dalam keterangan yang diterima, Rabu (8/4/2026).
Hasil uji petik di lapangan menunjukkan sebagian besar pedagang tidak memiliki stok. Mereka mengaku belum mendapatkan pasokan dari distributor, yang selama ini menjadi sumber utama distribusi minyak goreng subsidi tersebut.





