Daerah

2 Bocah Digigit Anjing Hingga Kejang, Pemkot Bandung Turun Tangan

×

2 Bocah Digigit Anjing Hingga Kejang, Pemkot Bandung Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Petugas Pemkot Bandung observasi anjing penyerang bocah di Warung Muncang
Momen kawanan anjing menyerang bocah di Kelurahan Warung Muncang, Bandung Kulon, Kota Bandung, Rabu (28/1/2026). (Foto: Istimewa)

Langkah ini merupakan bagian dari standar pencegahan rabies. Jika dalam masa observasi tersebut anjing tidak menunjukkan gejala penyakit menular, pihak DKPP akan tetap melakukan vaksinasi sebagai langkah pengamanan ekstra bagi lingkungan sekitar.

Selain penanganan medis dan teknis, DKPP juga memberikan edukasi kepada pemilik anjing terkait kesehatan hewan dan prinsip kesejahteraan hewan.

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pemilik dalam merawat dan mengelola hewan peliharaannya agar tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Bruno Cantanhede Samakan Persib Bandung dengan Sao Paulo

DKPP juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak bertindak berlebihan terhadap hewan, serta segera melapor kepada aparat setempat jika menemukan potensi gangguan lingkungan atau kejadian serupa.

Kewaspadaan dini terhadap dinilai penting untuk mencegah risiko yang lebih besar seperti kasus serangan anjing di Bandung ini.

Baca Juga:  Siapa Pemenang Pilwalkot Bandung 2024? KPU Tunggu Hasil Resmi, Publik Diminta Hitung Sendiri!

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat kedua korban, Arisa dan Kanisa, sedang berjalan pulang usai jajan bersama kakek mereka, Agus, di Kelurahan Warung Muncang, Bandung Kulon, Kota Bandung, pada Rabu (28/1/2026).

Tiba-tiba, seekor anjing besar yang lepas dari pengawasan pemiliknya menyerang kedua bocah tersebut secara mendadak.

Baca Juga:  Imigrasi Bandung Tindak 135 WNA Sepanjang 2025, Deportasi Capai 57 Orang

“Bapak kan pulang nganter ini mau jajan. Setelah pulang jajan ya biasa mau pulang ke rumah, pas di belokan lihat segerombolan anjing. Awalnya mau ke bapak dulu, tapi langsung ngarah ke cucu, ke bagian kepala,” ujar Agus.

Agus menyebutkan bahwa pemilik anjing telah ditemukan melalui pelacakan microchip yang terpasang pada hewan tersebut.

Pages ( 3 of 4 ): 12 3 4