Daerah

BPBD Garut: Sebanyak 23 KK di Singajaya Terancam Longsor

×

BPBD Garut: Sebanyak 23 KK di Singajaya Terancam Longsor

Sebarkan artikel ini
Longsor di Ciamis
Ilustrasi longsor. (Foto: Dok. JabarNews).

JABARNEWS | GARUT– Sebanyak 23 kepala keluarga (KK) di Desa Ganeas, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, hidup dalam ancaman longsor akibat kondisi tanah yang terus mengalami pergeseran dan semakin labil dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga:  Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak di Garut Segera Dilakukan, Pemkab Siapkan Lahan Aman

Ancaman tersebut terutama dirasakan warga di Kampung Batu Susun dan Kampung Cikubang yang berada di lereng perbukitan curam. Setiap hujan deras turun, warga diliputi kecemasan karena khawatir longsor terjadi secara tiba-tiba dan menimbun permukiman.

Baca Juga:  Waspadai Puncak Kemarau di Agustus 2023, Ini Langkah BPBD Garut

Kerusakan bangunan mulai terlihat jelas di sejumlah rumah warga. Retakan panjang muncul di dinding dan lantai rumah, menjadi bukti nyata pergerakan tanah yang terus berlangsung dan berpotensi memburuk sewaktu-waktu.

Rizal, warga Kampung Cikubang, mengungkapkan ketakutan yang dirasakan warga setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Baca Juga:  BAZNAS Tetapkan Zakat Fitrah 2025: Ini Rincian Tarif di 28 Kota/Kabupaten Jawa Barat!

“Kami takut longsor susulan. Apalagi kemarin sempat terdengar suara gemuruh. Jika hujan deras, air dari gunung langsung turun ke pemukiman,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Pages ( 1 of 2 ): 1 2