Dedi mengungkapkan pihaknya juga akan memaksimalkan bantuan anggaran dari Kanwil Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Selain itu, pembekalan attitude dan keterampilan bagi calon pekerja yang menempuh jalur prosedural akan terus ditingkatkan sebelum keberangkatan agar meminimalisir risiko kendala di masa depan.
“Mudah-mudahan saja, kedepannya permasalahan PMI ilegal itu, bisa kita tekan dan bisa kita antisipasi,” pungkasnya.(red)





