JABARNEWS | BANDUNG – Kepastian pemulangan 13 perempuan warga Jabar yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang saat ini berada di Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya menemui titik terang.
Jika tidak ada aral melintang, tim gabungan akan menjemput mereka untuk kembali ke rumah pada Jumat besok, 20 Februari 2026.
Polda Jabar telah berkoordinasi intensif dengan jajaran Polres Sikka, Polda NTT, guna memastikan proses pemulangan ke tanah Pasundan berjalan mulus.
Tak main-main, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga dijadwalkan hadir langsung mengawal kepulangan warganya sebagai bentuk perlindungan nyata dari pemerintah provinsi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan keselamatan para korban adalah prioritas mutlak dalam misi pemulangan korban TPPO Jabar ini.





