
“Banyak tunawisma diemperan toko yang tidur dalam kondisi kelaparan, kami memberikan makanan berupa nasi bungkus kepada mereka,” jelasnya.
Setiap malam Jumat, Kapten Agus menyusuri emperan toko mencari tunawisma yang belum makan, mereka memilih malam hari. Alasannya, pagi hingga sore hari biasanya sudah ada yang membagikan sedekah makanan.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Purwakarta Melonjak, Ini Upaya Kecamatan Sukasari Agar Tetap Zona Hijau
“Kalau malam, mereka yang tidak dapat jatah makanan pagi atau sore hari kan masih kelaparan, mereka senang banget langsung dimakan,” ungkapnya. (Bor)





