
Organic NANO Enzyme yang diproduksi dan dipresentasikan bukan sekadar inovasi ramah lingkungan, tetapi bagian dari budaya sekolah yang terintegrasi dalam pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari. Melalui pendekatan ilmiah dan partisipatif, keberlanjutan menjadi praktik nyata, bukan sekadar tema festival.
Penutupan Aloysius Fest 2026 menjadi refleksi dari rangkaian tiga hari yang menghadirkan visi kepemimpinan, karya inovatif siswa, serta gerakan komunitas yang inklusif. Jika hari pertama menyoroti transformasi pendidikan dan literasi AI, serta hari kedua menegaskan praktik keberlanjutan melalui Organic NANO Enzyme dan karya kreatif, maka hari ketiga memperlihatkan kekuatan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat.





