JABARNEWS | CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 sebesar Rp4,6 triliun dengan fokus utama pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta pelayanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, secara umum struktur APBD 2026 relatif merata di seluruh sektor, meski mengalami pengurangan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi pengetatan anggaran tersebut juga terjadi di hampir seluruh kabupaten dan kota.
“Pengurangan APBD Tahun 2026 disesuaikan dengan kebutuhan. Namun sektor infrastruktur tetap dimaksimalkan sebagai skala prioritas, disusul kesehatan, pendidikan, dan pelayanan masyarakat langsung,” ujar Wahyu dalam keterangan yang diterima, Jumat (2/1/2026).
Ia menjelaskan, alokasi anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Cianjur agar tetap berjalan optimal, termasuk pembiayaan program dana pesantren, insentif guru mengaji, serta layanan publik dasar.
Penetapan prioritas tersebut, kata dia, diperkuat oleh hasil dialog langsung dengan warga melalui program Rembug Warga yang digelar di berbagai wilayah. Dalam kegiatan tersebut, aspirasi masyarakat didominasi permintaan perbaikan infrastruktur, terutama jalan desa yang selama bertahun-tahun belum tersentuh pembangunan.





