Daerah

WFH ASN di Bandung Dipantau GPS, Dadang Supriatna Siapkan Sanksi Potong Tunjangan

×

WFH ASN di Bandung Dipantau GPS, Dadang Supriatna Siapkan Sanksi Potong Tunjangan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna. (Foto: Rian/JabarNews).

JABARNEWS | BANDUNG – Pengawasan aparatur sipil negara (ASN) yang menjalankan work from home (WFH) di Kabupaten Bandung kini diperketat dengan pemanfaatan teknologi berbasis lokasi. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan kinerja pegawai tetap terjaga meski bekerja dari luar kantor.

Baca Juga:  Bupati Bandung Perjuangkan Penambahan Kuota Haji: Nilai Pengurangan Tak Adil untuk Daerah Padat Penduduk

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan aplikasi khusus yang mampu mendeteksi keberadaan ASN sekaligus memantau tugas yang dikerjakan.

“Ada aplikasi dengan koordinat dan tugas yang harus diselesaikan,” kata Dadang dalam keterangan yang diterima, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga:  Pemkab Bandung Siapkan Rp9,5 Miliar untuk Atasi Banjir Dayeuhkolot

Melalui sistem tersebut, aktivitas ASN selama WFH dapat dipantau secara real time, sehingga potensi pelanggaran disiplin bisa diminimalkan. Pemkab Bandung juga menyiapkan sanksi tegas bagi pegawai yang tidak mematuhi aturan.

Baca Juga:  Kerasa Gak? Pagi Tadi, Kabupaten Sukabumi Giguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,4

“Kalau tidak berada di lokasi yang ditentukan, otomatis ada pengurangan tunjangan kinerja,” kata Dadang.

Pages ( 1 of 3 ): 1 23