Daerah

Bamsoet Apresiasi Pelaku Usaha Industri Hulu Hingga Hilir

×

Bamsoet Apresiasi Pelaku Usaha Industri Hulu Hingga Hilir

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi para pelaku usaha industri dari mulai hulu hinggi hilir, yang tetap gigih menggenjot aktifitas perekonomian, ditengah situasi perekonomian dunia yang sedang sulit akibat perang dagang Amerika – China. Karena kegigihan pelaku usaha itulah, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan yang relatif stabil.

“Di tengah banyaknya pilihan melakukan bisnis di sektor strategis, Bapak dan Ibu memberikan kepercayaan untuk berbisnis mengembangkan dan memajukan PT. Adedanmas, dealer resmi Mercedes-Benz. Walaupun dari perspektif industri, penjualan kendaraan sepanjang tahun 2019 cukup berat, termasuk bagi mobil kelas premium. Namun dengan pemanfaatan strategi bisnis yang optimal dan dilandasi semangat optimistisme, saya yakin seiring perbaikan kondisi perekonomian, membaik pula pendapatan dan pengeluaran masyarakat,” ujar Bamsoet saat Pengenalan Pemegang Saham PT Adedanmas, di Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga:  Hilang Sehari Saat Berenang, Ditemukan Tewas usai Terseret Arus Sungai

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini mendapatkan info, sampai akhir tahun ini setidaknya maintenance market mobil kelas premium termasuk Mercedes-Benz ada di atas angka 46 persen. Tentu hal ini merupakan capaian yang harus diberikan apresiasi.

Baca Juga:  10 Ruko dan 3 Kontrakan di Karawang Ludes Terbakar, Ini Dugaan Sementara Penyebabnya

“Pencapaian ini tentunya didukung kerja keras yang dilakukan oleh para stakeholder. Saya meyakini para pihak di PT. Adedanmas telah berdedikasi optimal mencapai rencana bisnis yang telah ditetapkan dengan langkah tepat. Khususnya, memanfaatkan aspek-aspek pertumbuhan ekonomi, maupun penjualan melalui basis-basis konsumen secara langsung,” tuturnya.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menuturkan, di tengah kondisi perekonomian yang semakin kompleks dengan beragam tantangan sekaligus peluang ini, stabilitas politik nasional menjadi kunci indikator agar Indonesia tak terjerumus dalam jurang resesi.

Baca Juga:  Jalankan SDC di Purwakarta, Disnakertrans Siap Ciptakan Tenaga Kerja Berkualitas

“Selalu ada keterikatan antara kondisi politik dengan kondisi perekonomian suatu negara. Patut kita syukuri, bahwa kekhawatiran timbulnya gejolak politik yang mengganggu kondisi perekonomian nasional pasca Pemilu 2019, ternyata tidak terbukti. Dan, hingga menjelang pergantian tahun 2020 ini, kondisi politik kita pun terpantau relatif stabil. Kondisi ini tentunya mendorong terwujudnya iklim perekomian yang semakin kondusif,” pungkasnya. (Odo)

Tinggalkan Balasan