Kendati ada temuan pelanggaran, Evi mengklaim mayoritas ASN tetap bekerja sesuai koridor.
“Pelaksanaan WFH juga mayoritas menunjukkan hasil yang positif. ASN mampu beradaptasi dengan baik, terutama dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kinerja dan pelayanan publik,” katanya.
Transformasi Budaya Kerja
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menekankan bahwa WFH merupakan bagian dari transformasi birokrasi, bukan sekadar libur di rumah. Ia ingin memastikan bahwa output kerja tetap menjadi indikator utama.
”Kami ingin memastikan bahwa WFH ini bukan hanya soal bekerja dari rumah, tetapi bagaimana kinerja tetap terukur, disiplin tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh turun. Dengan sistem monitoring berbasis teknologi, kami pastikan akuntabilitas tetap menjadi prioritas,” tegas Farhan.
Ia menambahkan, kebijakan ini seharusnya menjadi pemantik bagi para ASN untuk lebih melek digital dan membangun budaya kerja berbasis performa.
“Karena itu, pengawasan akan terus kami perkuat dan bagi yang tidak disiplin tentu akan ada konsekuensi sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (kom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





