“Ketika teguran ketiga tidak dilaksanakan, tentunya akan kami proses sesuai ketentuan perundang-undangan. Di situ ada konsekuensi pidana,” ucap David.
David menegaskan BBWSCC tidak pernah menerbitkan izin pembangunan di atas badan air Situ Tujuh Muara. Izin yang pernah dikeluarkan hanya sebatas pemanfaatan sempadan untuk jogging track pada 2024.
“Kami sama sekali tidak pernah menerbitkan izin untuk bangunan-bangunan itu. Izin yang pernah ada hanya pada tahun 2024, itu pun sebatas sempadan untuk jogging track, dan hanya itu,” tegasnya.
Terkait langkah lanjutan, BBWSCC saat ini tengah memproses penetapan sempadan Situ Tujuh Muara melalui Keputusan Menteri. Penetapan ini akan menjadi dasar pembatasan aktivitas di kawasan situ agar kejadian serupa tidak terulang.
“Ini inline dengan apa yang sedang kami laksanakan sekarang,” pungkasnya.(red)





