JABARNEWS | BANDUNG – bank bjb menutup tahun 2025 dengan capaian strategis di bidang tata kelola informasi publik setelah meraih predikat Informatif, kategori tertinggi dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025 dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat. Penghargaan ini menegaskan konsistensi bank bjb dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian dari penguatan tata kelola perusahaan dan kepercayaan publik.
Predikat Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik
Dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025, bank bjb meraih predikat Informatif pada kategori Badan Publik. Predikat ini merupakan capaian tertinggi dalam sistem penilaian keterbukaan informasi.
Penilaian tersebut mencerminkan tingkat kepatuhan dan kualitas penyediaan informasi publik yang dinilai sangat baik. Selain itu, capaian ini juga menunjukkan kinerja yang melampaui standar minimum yang ditetapkan regulator.
Penghargaan diberikan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi penerapan keterbukaan informasi publik. Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat melakukan proses evaluasi tersebut secara menyeluruh.
Penilaian mencakup aspek ketersediaan informasi, kemudahan akses, serta kecepatan dan akurasi penyampaian informasi sepanjang tahun 2025.
Penganugerahan oleh Gubernur Jawa Barat
Penganugerahan berlangsung pada Rabu, 30 Desember 2025. Acara digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung.
Gubernur Provinsi Jawa Barat menyerahkan penghargaan secara langsung. Direktur Pengganti Direktur Utama bank bjb, Ayi Subarna, menerima penghargaan tersebut mewakili manajemen.
Momentum ini menjadi penanda penting.
Khususnya, bagi komitmen badan publik dalam mengimplementasikan prinsip transparansi secara berkelanjutan. Pada saat yang sama, acara ini juga menegaskan peran pengawasan publik terhadap kinerja institusi.
Transparansi sebagai Pilar Tata Kelola
Bagi bank bjb, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan institusional. Lebih dari itu, capaian tersebut merefleksikan upaya jangka panjang perusahaan.
bank bjb menempatkan keterbukaan informasi sebagai bagian integral dari tata kelola perusahaan.
Sebagai lembaga keuangan daerah, bank bjb memegang peran strategis dalam pembangunan ekonomi regional. Oleh karena itu, perusahaan memandang transparansi sebagai fondasi utama. Transparansi menjaga kepercayaan nasabah.
Transparansi juga melindungi kepentingan pemegang saham, mitra usaha, dan masyarakat luas.
Akses Informasi yang Adil dan Terukur
Keterbukaan informasi diposisikan sebagai instrumen kebijakan. Tujuannya jelas. Publik harus memperoleh akses informasi yang adil dan proporsional. Informasi tersebut mencakup produk dan layanan perbankan. Selain itu, informasi juga mencakup kebijakan dan langkah strategis perusahaan.
Melalui berbagai kanal komunikasi, bank bjb menyajikan informasi yang jelas dan mudah dipahami. Perusahaan memastikan relevansi informasi dengan kebutuhan masyarakat. Akses disediakan melalui platform digital.
Akses juga tetap tersedia melalui layanan konvensional. Dengan demikian, hambatan informasi dapat diminimalkan.
Penguatan Good Corporate Governance
Selanjutnya, transparansi menjadi bagian penting dalam penguatan Good Corporate Governance. Dengan keterbukaan yang terjaga, pemangku kepentingan dapat memantau proses pengambilan keputusan perusahaan secara objektif. Kondisi ini mendorong akuntabilitas. Pada akhirnya, kondisi ini memperkuat disiplin kelembagaan.
Kepercayaan publik yang tumbuh melalui transparansi dipandang sebagai modal keberlanjutan bisnis. Hubungan yang sehat antara perusahaan dan pemangku kepentingan hanya dapat terwujud melalui komunikasi yang terbuka dan bertanggung jawab.
Komunikasi Strategis dan Transformasi Perusahaan
Selain informasi layanan perbankan, bank bjb juga aktif mengomunikasikan inisiatif strategis perusahaan. Inisiatif tersebut meliputi transformasi digital. Selain itu, perusahaan juga menyampaikan informasi penguatan permodalan. Peran bank dalam mendukung pembangunan daerah turut dikomunikasikan secara terbuka.
Dengan penyampaian informasi yang transparan, masyarakat diharapkan memahami arah kebijakan perusahaan. Publik juga dapat menilai kinerja bank bjb secara objektif dan berimbang. Untuk itu, bank bjb terus menyempurnakan jalur komunikasi publik. Langkah ini dilakukan agar responsif terhadap dinamika industri perbankan.
Rujukan Keterbukaan Informasi BUMD
Predikat Informatif menegaskan bahwa bank bjb memenuhi seluruh indikator keterbukaan informasi publik. Indikator tersebut mencakup ketersediaan informasi, kemudahan akses, serta kecepatan dan akurasi penyampaian. Capaian ini sekaligus menempatkan bank bjb sebagai salah satu BUMD yang dapat menjadi rujukan penerapan keterbukaan informasi publik di Jawa Barat.
Ke depan, penghargaan ini menjadi dorongan strategis. bank bjb berkomitmen menjaga dan meningkatkan standar transparansi di seluruh lini organisasi. Komitmen tersebut dijalankan sejalan dengan perkembangan regulasi dan meningkatnya tuntutan masyarakat.
Dengan menjadikan komunikasi terbuka sebagai budaya perusahaan, bank bjb optimistis dapat memperkuat kepercayaan nasabah dan pemegang saham. Pada saat yang sama, perusahaan berupaya menjaga reputasi di tengah persaingan industri perbankan nasional yang semakin ketat.(Red)





