Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak, hingga Pelabuhanratu. Dampak dari peristiwa itu menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 70 bangunan.
“Kerusakan yang tercatat meliputi 36 rumah rusak ringan, 29 rumah rusak sedang, serta lima fasilitas umum yang terdampak,” ujar Teguh.
BMKG menekankan pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat dan pemangku kepentingan terkait mitigasi bencana guna meminimalkan risiko dan dampak gempa bumi di wilayah Jawa Barat yang tergolong aktif secara seismik.
Teguh mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada apabila terjadi gempa, serta tidak mudah terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan akibat gempa, dan selalu mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat serta informasi resmi dari BMKG. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





