Daerah

Bukan Tak Mau Bangun Sekolah Baru di Karawang, Dedi Mulyadi Utamakan Keselamatan Siswa

×

Bukan Tak Mau Bangun Sekolah Baru di Karawang, Dedi Mulyadi Utamakan Keselamatan Siswa

Sebarkan artikel ini
Dedi Mulyadi utamakan keselamatan siswa, pembangunan sekolah baru Karawang ditunda
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Foto: Net)

JABARNEWS | KARAWANG – Warga Karawang masih harus bersabar untuk memiliki SMA dan SMK baru. Pasalnya, pembangunan unit sekolah baru (USB) di Kabupaten Karawang untuk jenjang SMA dan SMK dipastikan belum masuk program Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) pada 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan penundaan pembangunan unit sekolah baru itu bukan karena pemerintah enggan membangun, tetapi untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan siswa.

Baca Juga:  Terbongkar! Dua Wanita Penjual Obat Aborsi Ditangkap Polres Metro Bekasi

Menurut Dedi, sebagian besar lahan yang diusulkan berada di kawasan pesawahan dan rawan banjir. Karena itu, Pemprov Jabar memutuskan menunda pembangunan hingga tersedia lahan yang lebih aman bagi peserta didik.

Baca Juga:  PPP Jabar Siap Jadi Mitra Kritis, Dukung dan Awasi Kebijakan Dedi Mulyadi

“Kami sampaikan ya pembangunan SMA dan SMK di Karawang ditunda pembangunannya 2026 disebabkan karena areal tanah untuk pembangunannya merupakan areal pesawahan dan memiliki potensi banjir,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga:  Disdik Buka Jalur Afirmasi RMP pada PPDB 2023

Penundaan ini berdampak pada empat kecamatan di Karawang yang hingga kini belum memiliki SMA, baik negeri maupun swasta, yakni Purwasari, Cilamaya Kulon, Rengasdengklok, dan Cilebar. Banyak siswa harus menempuh perjalanan jauh untuk bersekolah, sementara kebutuhan sekolah menengah terus meningkat.

Pages ( 1 of 4 ): 1 234