Pemkab Karawang sebelumnya telah menghibahkan lahan untuk pembangunan USB, yakni lebih dari 9.000 meter persegi di Cilamaya Kulon dan sekitar 1,2 hektare di Pangkalan.
Meski demikian, hasil feasibility study menunjukkan lokasi tersebut belum layak dibangun karena faktor risiko lingkungan dan keselamatan.
Dedi Mulyadi menegaskan, pemerintah tetap berkomitmen membangun sekolah baru begitu tersedia lahan yang aman dan memenuhi persyaratan teknis.
“Semoga dalam waktu dekat pemerintah Provinsi Jawa Barat akan bicara dengan Bupati untuk bersama-sama mencari alokasi tanah yang aman, nyaman dan terjangkau oleh siswa yang akan menjadi peserta didik di sekolah tersebut,” ujarnya.
Penjelasan Dedi sejalan dengan pernyataan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah IV Jawa Barat, Riesye Silvana.





