Riesye memastikan pembangunan USB jenjang SMA/SMK di Karawang belum masuk dalam program Pemprov Jabar tahun 2026.
“Untuk 2026, saya pastikan belum ada pembangunan USB di Karawang. Secara keseluruhan, di Jawa Barat baru ada 24 sekolah baru dan Karawang memang tidak termasuk,” katanya di Karawang, Senin (26/1/2026).
Riesye membenarkan bahwa Pemkab Karawang telah menghibahkan lahan di Cilamaya Kulon dan Pangkalan. Namun, hasil feasibility study yang dilakukan pihak ketiga menyatakan lokasi tersebut belum layak untuk pembangunan sekolah.
“Setelah kita melakukan feasibility study menggunakan pihak ketiga, itu memang dirasakan belum layak (dibangun),” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan sekolah tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, tetapi juga harus mempertimbangkan ketersediaan lulusan SMP, tenaga pendidik, serta minat masyarakat agar sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal.





