“Beberapa penerbangan di sejumlah negara ditutup sehingga pemerintah Indonesia hingga saat ini tengah berupaya mengalihkan warga negara Indonesia ke negara yang masih membuka penerbangan,” ujarnya.
Ia berharap konflik segera berakhir sehingga proses pemulangan warga dapat dilakukan dalam waktu dekat tanpa menimbulkan risiko bagi keselamatan mereka.
Selain itu, Pemkab Cianjur juga memastikan pendataan dilakukan terhadap seluruh warga yang ingin dipulangkan, termasuk pekerja migran yang berangkat secara nonprosedural.
“Seluruhnya akan kita data termasuk mereka yang berangkat secara ilegal karena mereka masih WNI asal Cianjur. Kami berharap ke depan tidak ada lagi pekerja migran yang berangkat secara ilegal guna memudahkan pendataan,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





