Salah satu persoalan mendasar di Garut Selatan adalah lemahnya hilirisasi pertanian dan peternakan.
Selama ini, hasil komoditas lokal lebih banyak dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai tambahnya dinikmati daerah lain yang memiliki fasilitas pengolahan.
Dalam kerangka itu, jagung dipandang sebagai komoditas strategis yang bisa menjadi penggerak ekonomi baru.
Selain sebagai hasil pertanian, jagung merupakan bahan baku utama pakan ternak.
Kebutuhan pakan yang meningkat, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat, dinilai membuka peluang terbentuknya rantai industri yang terintegrasi di wilayah selatan.





