Daerah

Bupati Garut Akui Ketimpangan Pembangunan Wilayah Selatan

×

Bupati Garut Akui Ketimpangan Pembangunan Wilayah Selatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. (foto: istimewa)

Syakur mencontohkan model integrasi yang diterapkan di Blitar, di mana produksi jagung, industri pakan, dan sentra peternakan terkonsentrasi dalam satu kawasan.

Pola tersebut membuat biaya produksi lebih efisien dan harga telur lebih kompetitif. Skema serupa dinilai dapat diadaptasi di Garut Selatan guna menekan ongkos distribusi sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Baca Juga:  Terbakar Api Cemburu, Pria di Tapanuli Tengah Bunuh Lansia

Namun, hingga kini pemerintah daerah belum memaparkan secara detail skema pendanaan, tahapan pelaksanaan, maupun target waktu realisasi pengembangan ekosistem tersebut.

Baca Juga:  2 Bus Adu Banteng di Labuhanbatu Selatan, 3 Penumpang Tewas, 4 Luka Berat

Menurut Syakur, pengakuan atas ketimpangan pembangunan ini menjadi titik balik bagi arah kebijakan ekonomi daerah.

Tanpa intervensi yang terstruktur dan konsisten, wilayah selatan berisiko terus tertinggal akibat minimnya infrastruktur industri serta terbatasnya akses pasar.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Minta Warga di Wilayah Ini Aktifkan Ronda Malam, Kota Bandung Darurat Begal?

Integrasi pertanian dan peternakan dinilai menjanjikan, tetapi memerlukan kepastian investasi, dukungan regulasi, dan koordinasi lintas sektor agar tidak berhenti sebatas wacana. (bis)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 4 of 4 ): 123 4