JABARNEWS | BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menargetkan perbaikan sekitar 2.000 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada tahun 2026. Program tersebut menjadi salah satu prioritas daerah dalam upaya meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, target perbaikan Rutilahu tersebut berasal dari berbagai jalur pengajuan, baik melalui kepala desa dalam forum Rembug Bedas maupun usulan langsung dari dinas terkait.
“Target kita di tahun ini kurang lebih sekitar 2.000-an. Ada yang dititipkan melalui kepala desa lewat program Rembug Bedas, ada juga yang langsung dari dinas,” ujar Dadang dalam keterangan yang diterima, Jumat (9/1/2025).
Ia menjelaskan, dari total target tersebut, sekitar 1.000 unit Rutilahu akan ditangani melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung.
“Yang biasanya ada di angka 3.600 sekarang berkurang karena anggaran berkurang. Maka untuk Rutilahu ini disimpan di Dinas Perkimtan sekitar 1.000 rumah,” jelasnya.





